• Jelajahi

    Copyright © Sergap24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Wujudkan Ketertiban Tradisi Adat, FKPM Takalar Masifkan Pengamanan Dan Larangan Knalpot Brong

    Rabu, 29 April 2026, April 29, 2026 WIB Last Updated 2026-04-29T08:45:57Z
    masukkan script iklan disini
    (Ads) Butuh Bantuan Hukum :

    Sergap24.info.​TAKALAR – 28 April 2026 ,Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Polres Takalar menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga stabilitas wilayah dengan memperketat pengamanan menjelang tradisi tahunan Adat Lammang di Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel). Langkah ini diambil oleh organisasi sebagai bentuk dedikasi dalam menciptakan kenyamanan bagi masyarakat adat.


    ​Pada operasi yang digelar Jumat (01/05/2026), personel FKPM dikerahkan ke titik-titik strategis untuk menegakkan imbauan larangan penggunaan knalpot tidak standar (brong). Tindakan ini merupakan inisiatif organisasi yang dikoordinasikan bersama Satlantas Polres Takalar dan Polsek Polsel guna memastikan prosesi adat berjalan khusyuk tanpa gangguan polusi suara.


    ​Irwan Daeng Ngonjong, yang akrab disapa Pak Wali, mewakili jajaran FKPM Takalar, menyatakan bahwa kehadiran organisasi di tengah masyarakat adalah untuk memastikan hukum dan ketertiban tetap terjaga, terutama saat momen sakral seperti ini.


    ​“FKPM secara tegas mensosialisasikan bahwa penggunaan knalpot brong melanggar Pasal 285 ayat (1) UU RI No. 22 Tahun 2009. Organisasi kami berkomitmen untuk menekan gangguan kebisingan yang dapat meresahkan warga dan tamu undangan yang hadir,” tegas Pak Wali.


    ​Edukasi dan Pengawasan Organisasi

    ​Di lapangan, personel FKPM tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan edukasi kepada para pengendara dan pemuda setempat. 


    Organisasi menekankan pentingnya menghormati tradisi leluhur dengan tidak melakukan aksi balap liar maupun menggunakan kendaraan yang bising.

    ​Sebagai bagian dari kampanye ketertiban, FKPM juga memasang spanduk imbauan di area-area publik untuk mempertegas larangan tersebut. Langkah ini menunjukkan fungsi FKPM sebagai perpanjangan tangan kepolisian yang efektif dalam menyentuh lapisan masyarakat terbawah.


    FKPM hadir bersama Polsek Polsel bukan sekadar mengatur lalu lintas, melainkan memastikan kesakralan acara tidak terganggu oleh kebisingan. Kami ingin memastikan tradisi ini berjalan damai dan nyaman bagi semua pihak,” tambah perwakilan FKPM Polsel.


    ​Aksi nyata FKPM ini menuai apresiasi luas dari tokoh masyarakat di Polongbangkeng Selatan. Sinergi yang dibangun oleh FKPM dianggap sangat krusial dalam menekan angka gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di tengah keramaian massa.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini