• Jelajahi

    Copyright © Sergap24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Open House Sekolah Rakyat, Bupati Malteng: Bangun Generasi Hebat dan Berkarakter

    Redaksi
    Sabtu, 29 Agustus 2026, Agustus 29, 2026 WIB Last Updated 2026-08-29T08:56:50Z
    masukkan script iklan disini
    (Ads) Butuh Bantuan Hukum :



    MASOHI, Sergap24.info – 

    Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Maluku Tengah bukan sekadar pembangunan fasilitas pendidikan, tetapi menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

    Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Maluku Tengah di Masohi, Jumat (28/8/2026).

    Dalam sambutannya, Zulkarnain menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, berkoordinasi dan bergotong royong sehingga pembangunan Sekolah Rakyat dapat diselesaikan tepat waktu dan mulai dimanfaatkan.

    “Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Maluku Tengah, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, berkoordinasi dan bergotong royong,” ujar Zulkarnain.

    Menurutnya, Kabupaten Maluku Tengah patut bersyukur karena menjadi salah satu daerah di Provinsi Maluku yang dipercaya memiliki Sekolah Rakyat sebagai bagian dari Program Strategis Nasional Presiden Republik Indonesia.

    Ia menekankan, Sekolah Rakyat harus menjadi ruang yang mampu memberikan harapan baru bagi generasi muda, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kedisiplinan dan kepercayaan diri.

    Kepada para siswa, Bupati berpesan agar kesempatan belajar di Sekolah Rakyat dimanfaatkan sebaik mungkin. Para siswa diminta belajar sungguh-sungguh, menghormati guru, menjaga persaudaraan serta memanfaatkan seluruh fasilitas sekolah untuk mengembangkan potensi diri.

    “Jangan sia-siakan kesempatan ini. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, bangun disiplin, karakter dan kepercayaan diri. Hormati guru, jaga persaudaraan dan manfaatkan seluruh fasilitas sekolah untuk mengembangkan potensi diri,” pesannya.

    Zulkarnain juga mengingatkan para siswa untuk menjaga kebersihan dan lingkungan sekolah. Menurutnya, Sekolah Rakyat harus menjadi ruang yang nyaman bagi anak-anak untuk belajar, tumbuh dan meraih prestasi.

    Orang Tua dan Guru Punya Peran Penting

    Selain memberikan pesan kepada siswa, Bupati juga mengajak para orang tua untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan pihak sekolah.

    Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan orang tua kepada Sekolah Rakyat dan menegaskan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah dan pemerintah.

    Sementara kepada para guru dan tenaga kependidikan, Zulkarnain menyampaikan penghargaan atas pengabdian mereka dalam mendidik para siswa.

    “Teruslah mendidik dengan keteladanan, kesabaran dan komitmen. Yang kita bangun di sini bukan hanya kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan masa depan anak-anak,” katanya.

    Tanam Pohon dan Pencanangan Pingpong Go To School

    Dalam kegiatan Open House tersebut, juga dilakukan penanaman tanaman buah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang hijau dan asri.

    Bupati menyampaikan bahwa tanaman yang ditanam hari ini diharapkan dapat memberikan manfaat pada masa mendatang. Ia mengibaratkan hal tersebut dengan pendidikan, di mana nilai-nilai yang ditanamkan kepada anak-anak saat ini akan menentukan masa depan mereka.

    “Begitu pula pendidikan, apa yang kita tanam dalam diri anak-anak hari ini akan menentukan masa depan mereka,” ungkapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Zulkarnain memberikan apresiasi kepada Ketua PTMSI Maluku, Ketua Harian serta Ketua PTMSI Maluku Tengah atas gagasan dan kolaborasi dalam pencanangan program “Pingpong Go To School”.

    Program tersebut menjadi salah satu rangkaian penting dalam kegiatan dan disebut sebagai pencanangan perdana di Provinsi Maluku, dengan pusat kegiatan di Kabupaten Maluku Tengah dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 sebagai lokasinya.

    Bupati berharap gerakan tersebut tidak berhenti di Sekolah Rakyat, tetapi dapat dikembangkan ke sekolah-sekolah lainnya di Kabupaten Maluku Tengah.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini