Sergap24.info.Takalar – Pemerintah Kabupaten Takalar semakin memperkuat komitmennya dalam membangun sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan Penandatanganan Komitmen Bersama Akselerasi Pengembangan Tujuh Destinasi Wisata Unggulan Kabupaten Takalar yang disaksikan langsung oleh Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, di kawasan Wisata Alam Paria Lau, Kelurahan Takalar Lama, Kecamatan Mappakasunggu, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Dr. H. Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.IKom., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari tujuh destinasi wisata unggulan.
Sebelum penandatanganan, Bupati bersama jajaran pemerintah berdiskusi mengenai strategi percepatan pembangunan sektor pariwisata melalui kolaborasi lintas perangkat daerah agar pengembangan destinasi berjalan lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
Penandatanganan komitmen dilakukan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.
Takalar memiliki destinasi wisata yang menarik. Manfaatkan Facebook, TikTok, Instagram, dan berbagai platform digital lainnya agar semakin banyak orang datang berkunjung,” katanya.
Bupati menambahkan, meningkatnya jumlah wisatawan harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas pendukung seperti toilet, musala, area parkir, kebersihan kawasan, hingga pengelolaan sampah.
Menurutnya, seluruh kebutuhan tersebut merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui sinergi seluruh perangkat daerah.
Melalui penandatanganan komitmen bersama ini, Pemerintah Kabupaten Takalar memastikan seluruh OPD bergerak dalam satu visi, menyelaraskan program dan anggaran, serta memperkuat kolaborasi untuk mempercepat pengembangan tujuh destinasi wisata unggulan.
Langkah ini diharapkan mampu menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal. (TS)
.png)
