• Jelajahi

    Copyright © Sergap24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan



    Iklan

    Halaman

    Warga Protes Bantuan Pangan Beras Dan Minyak Dinilai Tidak Tepat Sasaran

    Redaksi
    Rabu, 14 Januari 2026, Januari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-01-14T13:22:08Z
    masukkan script iklan disini
    (Ads) Butuh Bantuan Hukum :




    Kayong Utara, Sergap24.info - 


    Warga desa dusun kecil, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, mendatangi kantor desa untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait bantuan pangan beras dan minyak yang tidak tepat sasaran. Warga merasa bahwa bantuan tersebut tidak mencapai mereka yang benar-benar membutuhkan.

    "Kami sudah beberapa kali tidak menerima bantuan pangan, padahal banyak yang paling membutuhkan. Tapi, ada beberapa orang yang tidak berhak menerima, malah mendapatkan bantuan terutama inisial (HMH ) anggota perangkat desa kenapa bisa dapat bantuan" ujar salah satu warga yang tidak mau disebut namanya.

    Warga menuntut agar pemerintah desa dan dinas terkait melakukan peninjauan ulang terhadap penerima bantuan pangan dan memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran.

    Karena bantuan tersebut berdasarkan data penerima PKH berarti inisial (HMH) juga mendapat PKH ini gimana kok bisa perangkat desa dapat juag bantuan??.

    "Bantuan pangan adalah untuk membantu masyarakat yang terdampak, bukan untuk kepentingan pribadi. Kami ingin keadilan dan transparansi dalam penyaluran bantuan," tegas Basnian.

    Warga menuntut agar pemerintah desa dan dinas terkait melakukan peninjauan ulang terhadap penerima bantuan pangan dan pkh dan memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran.

    Menurut pengakuan warga, terdapat banyak masyarakat yang dinilai layak menerima bantuan namun tidak mendapatkan Pangan dan PKH, sementara di sisi lain ada penerima yang tidak layak dan dianggap tidak memenuhi kriteria. 

    Warga juga mempertanyakan peran perangkat desa, dusun, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang seharusnya menjadi wadah penyaluran aspirasi masyarakat. Kurangnya transparansi dari oknum pejabat pemerintahan desa dinilai menjadi penyebab utama keresahan warga.

    “Sebenarnya kita punya dusun dan BPD Desa, tetapi kenapa warga banyak yang mengeluhkan kurang transparannya desa. Ke mana seharusnya warga menyalurkan aspirasinya?” keluh warga.

    Sebagai jurnalis Sergap24 Info, Basnian berharap kepada Kepala Desa, aparatur desa, seluruh perangkat desa, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar lebih bijak, transparan, adil, dan benar-benar melayani masyarakat tanpa diskriminasi.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini