• Jelajahi

    Copyright © Sergap24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan



    Iklan

    Halaman

    Skandal Dugaan SPPD Fiktif Di Lingkup DPRD Kabupaten Takalar

    Rabu, 14 Januari 2026, Januari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-01-14T14:14:04Z
    masukkan script iklan disini
    (Ads) Butuh Bantuan Hukum :




    Sergap24.info.Takalar-Awal tahun 2026 di Kabupaten Takalar diwarnai skandal dugaan pemalsuan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) di lingkup DPRD Takalar. Praktik “perjalanan fiktif” ini mencuat setelah anggaran SPPD dilaporkan tetap cair meskipun oknum anggota dewan tidak berangkat ke lokasi tujuan.


    Ironisnya, tanda tangan sejumlah anggota dewan diduga kuat dipalsukan untuk memuluskan pencairan dana tersebut.


    “Banyak tanda tangan yang dipalsukan, termasuk milik dua Wakil Ketua DPRD Takalar,” ungkap seorang sumber internal, Selasa (13/1/2026).


    Plt Inspektorat Takalar membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan audit intensif terkait penggunaan anggaran SPPD tahun 2025 tersebut.


    “Dalam proses pemeriksaan,” ujarnya singkat via WhatsApp, Senin (12/1).

    Di sisi lain, Wakil Ketua II DPRD Takalar, Irwan Iskandar, membantah kabar bahwa tanda tangannya ikut dipalsukan.


    “Kalau saya tidak merasa ada yang dipalsukan, mungkin wakil yang lain,” dalih Irwan.


    Meski demikian, ia mendukung langkah Inspektorat untuk memeriksa seluruh instansi pengguna anggaran demi mewujudkan pemerintahan yang bersih.


    Sementara itu, Plt Sekretaris DPRD Takalar, H. Zulkarnain, belum memberikan keterangan detail dan meminta awak media untuk menemuinya di kantor pada Rabu besok.


    Publik kini menanti hasil audit Inspektorat; apakah kasus ini akan berujung pada sanksi tegas atau hanya menjadi angin lalu. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini