Kayong Utara, Sergap 24.info –
Yayasan Sangga Bumi Lestari bersama masyarakat melaksanakan _Sosialisasi Penguatan Tata Kelola Lanskap Melalui Integrasi Perencanaan Tata Ruang Desa Dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Ekonomi Masyarakat dan Keanekaragaman Hayati_ pada 3 Agustus 2024.
Kegiatan ini dilaksanakan di 7 desa yaitu Desa Padu Banjar, Pulau Kumbang, Pemangkat, Nipah Kuning, Sungai Mata-Mata, Desa Batu Barat, Kecamatan Simpang Hilir, dan Desa Durian Sebatang, Kecamatan Seponti Jaya, Kabupaten Kayong Utara.
Foto bersama perangkat desa, BPD, dan masyarakat di depan kantor desa menjadi bukti komitmen bersama untuk mendorong perencanaan pembangunan desa yang lebih tertata.
Tujuan utama sosialisasi ini adalah mengintegrasikan aspek ekonomi masyarakat dan pelestarian keanekaragaman hayati ke dalam dokumen perencanaan tata ruang desa. Dengan begitu, penggunaan Dana Desa/TKD dapat lebih tepat sasaran, tidak menimbulkan konflik lahan, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
“Moto TEPIS: Transparan, Etika, Profesional, Integritas, Senyum yang terpampang di kantor desa harus sejalan dengan perencanaan yang partisipatif. Masyarakat harus dilibatkan sejak awal,” ujar perwakilan Yayasan Sangga Bumi Lestari.
Diharapkan 7 desa ini segera menindaklanjuti dengan penyusunan/revisi tata ruang desa yang berbasis data dan potensi lokal.

.png)



