Lahan Sudah Ditimbun, Uang Belum Dibayar: Konflik Lahan PT CIP vs Warga Lubuk Karet
BANYUASIN,-Sergap24.info
Dugaan sengketa pembebasan lahan terjadi di *Desa Lubuk Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin*.
Seorang pemilik lahan, *Mahelvi*, mengaku dirugikan setelah lahannya *diduga digusur dan ditimbun oleh PT CIP*, sementara proses *pelunasan pembayaran belum diselesaikan*.
Sertifikat Diserahkan Oktober 2025
Mahelvi menyebut sertifikat tanahnya diserahkan kepada pihak perusahaan pada *Oktober 2025* sebagai bagian dari proses transaksi pembebasan lahan.
Namun hingga Juli 2026, pembayaran belum diterima secara utuh.
_"Sertifikat sudah saya serahkan Oktober 2025. Tapi sampai sekarang pelunasan belum selesai. Yang jadi persoalan, lahan saya sudah digusur dan ditimbun, sementara hak saya sebagai pemilik belum diselesaikan,"_ ungkap Mahelvi.
Tuntut Pelunasan dan Ganti Rugi
Selain pelunasan, Mahelvi juga meminta PT CIP bertanggung jawab atas kerusakan lahan akibat aktivitas penggusuran dan penimbunan.
_"Kami minta bukan hanya penyelesaian pembayaran lahan, tetapi juga ganti rugi. Sebelum digusur lahan masih punya nilai dan fungsi. Sekarang kondisinya sudah berubah dan kami alami kerugian,"_ tegasnya.
Diduga Ada Oknum Sekdes Jadi Humas PT CIP
Dalam proses komunikasi, Mahelvi menyebut ada *2 oknum berinisial R dan A* yang mengaku sebagai humas PT CIP. Setiap ditanya soal pembayaran, jawabannya selalu "belum ada informasi dari perusahaan".
Yang menjadi sorotan, salah satu oknum tersebut *diduga merangkap sebagai Sekretaris Desa Lubuk Karet*. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
_"Kami merasa dirugikan. Lahan sudah dikuasai dan ditimbun, tapi kewajiban pembayaran dan tanggung jawab atas kerusakan belum diselesaikan,"_ jelasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT CIP, oknum R dan A, serta Pemerintah Desa Lubuk Karet,belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan tersebut.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak sesuai *UU Pers No. 40 Tahun 1999*.
ICHSAN / Agung
.png)
