Masohi, Sergap24.info —
Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Maluku Tengah kembali membuktikan ketangguhannya. Sektor ini disebut menjadi salah satu pilar utama penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal itu ditegaskan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, saat menghadiri kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Ambon, Jumat (17/04/2026), di Baileo Ir. Soekarno, Kota Masohi.
“Para pelaku UMKM bukan sekadar menjalankan usaha, melainkan juga pejuang ekonomi bagi keluarga dan daerah. Setiap produk yang dihasilkan adalah kontribusi nyata bagi kemajuan Maluku Tengah,” ujar Bupati.
Di era digital, Zulkarnain mengingatkan pentingnya inovasi dan adaptasi teknologi. Ia mendorong pelaku UMKM memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk memperluas pasar serta meningkatkan daya saing produk. Meski mengapresiasi UMKM yang sudah go digital, ia menekankan agar tidak cepat berpuas diri. “Semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkembang harus dijaga,” katanya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada PNM Cabang Ambon atas peran aktif mendukung UMKM melalui akses permodalan, pendampingan, dan pelatihan. Menurutnya, kehadiran PNM menjadi wujud nyata mendorong ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara simbolis kepada nasabah PNM. Sementara Pimpinan PNM Cabang Ambon menyerahkan 5.000 bibit mangrove sebagai bentuk dukungan pelestarian lingkungan.
Kegiatan PKU Akbar turut dihadiri Kepala OJK Provinsi Maluku, pimpinan BUMN, instansi vertikal, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya. Melalui kegiatan ini, UMKM di Maluku Tengah diharapkan semakin berdaya, mandiri, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

.png)

