• Jelajahi

    Copyright © Sergap24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Ketua DPRD Malteng Akui Ada Miskomunikasi, Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat Adat

    Rabu, 04 November 2026, November 04, 2026 WIB Last Updated 2026-11-04T00:00:10Z
    masukkan script iklan disini
    (Ads) Butuh Bantuan Hukum :


    MASOHI, SERGAP24, INFO– Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tengah Herry Men Carl Haurissa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi persoalan miskomunikasi yang terjadi dengan masyarakat negeri adat secara bijaksana dan mengedepankan pendekatan kekeluargaan.


    Ajakan itu di sampaikan Ketua DPRD Usai Pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Masohi ke-69 di Lapangan Nusantara Kota Masohi, Selasa, (03/11). 


    Menurut Ketua DPRD, persoalan tersebut tidak perlu dibesar-besarkan karena diduga hanya berawal dari miskomunikasi. Karena itu, semua pihak diharapkan dapat menahan diri dan mengutamakan komunikasi yang baik demi menjaga keharmonisan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat adat.


    Ia mengaku memahami bahwa persoalan tersebut kemungkinan berkaitan dengan wibawa, kehormatan, serta harga diri masyarakat sebagai negeri adat. Hal itu, menurutnya, merupakan sesuatu yang harus dihargai dan dihormati.

    Sebagai bagian dari unsur pemerintah daerah, Ketua DPRD juga menyampaikan permohonan maaf apabila insiden tersebut terjadi akibat adanya kelalaian dalam proses penyambutan tamu.

    Ia menyadari bahwa kejadian tersebut telah menimbulkan perasaan tidak nyaman di tengah masyarakat. 

    Luapan emosi yang muncul juga dapat dipahami sebagai bentuk kepedulian masyarakat dalam menjaga kewibawaan dan kehormatan adat mereka.

    Karena itu, ia menilai penyelesaian persoalan harus dilakukan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, membangun komunikasi, serta membuka ruang dialog untuk mencari jalan keluar bersama.

    “Persoalan ini harus diselesaikan dengan pendekatan kepada masyarakat, berbicara bersama, dan meminta maaf,” ungkapnya.


    Haurissa berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Sebaliknya, semua pihak diharapkan dapat mengedepankan semangat persaudaraan, saling menghormati, dan menjaga nilai-nilai adat yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Maluku Tengah.

    Ia juga berharap hubungan baik antara pemerintah daerah dan masyarakat negeri adat tetap terjaga demi menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis di Bumi Pamahanunusa.(SL) 



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini