• Jelajahi

    Copyright © Sergap24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Bupati Malteng Launching KASIH, Perkuat Jejaring Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

    Redaksi
    Rabu, 16 September 2026, September 16, 2026 WIB Last Updated 2026-09-16T09:53:10Z
    masukkan script iklan disini
    (Ads) Butuh Bantuan Hukum :



    MASOHI, Sergap24.info — 

    Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), pemenuhan gizi, serta kesehatan reproduksi melalui penguatan jejaring layanan kesehatan.

    Komitmen tersebut disampaikan Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir dalam Rapat Koordinasi Implementasi Jejaring Layanan dan Program Kesehatan Ibu Anak (KIA), Gizi dan Kesehatan Reproduksi Tahun 2026 di Kabupaten Maluku Tengah, bertempat di Lantai 3 Kantor Bapplitbangda, Rabu, 16 September 2026.

    Rapat koordinasi tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran, pimpinan perangkat daerah, para camat, kepala pemerintahan negeri, TP-PKK, pimpinan rumah sakit, kepala puskesmas, dokter, bidan, tenaga kesehatan, serta para pemangku kepentingan terkait.
    Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi seimbang, serta kesehatan reproduksi merupakan pilar penting dalam membangun generasi penerus yang berkualitas, cerdas, dan berdaya saing.
    “Status kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak, merupakan salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan daerah,” tegasnya.
    Menurut Bupati, kondisi geografis Maluku Tengah yang terdiri dari wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Karena itu, dibutuhkan kerja bersama yang terintegrasi dan tidak berjalan secara sektoral.
    Ia menekankan pentingnya konektivitas, komunikasi, serta sistem rujukan yang kuat mulai dari kader Posyandu, fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas, hingga fasilitas kesehatan rujukan di rumah sakit.
    Empat Fokus Strategis

    Dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati menyampaikan empat fokus strategis yang perlu menjadi perhatian bersama.
    Pertama, penguatan akses dan mutu layanan. Pelayanan kesehatan ibu, anak, dan kesehatan reproduksi harus mampu menjangkau seluruh masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil, kepulauan, dan perbatasan.
    Kedua, percepatan penurunan stunting dan perbaikan gizi. Intervensi gizi spesifik dan sensitif diminta terus dioptimalkan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam pemenuhan gizi bagi ibu hamil, bayi, dan balita.
    Ketiga, penguatan sinergitas dan kolaborasi jejaring layanan. Komunikasi antarfasilitas kesehatan harus dibangun secara aktif sehingga sistem rujukan dapat berjalan cepat, tepat, dan aman sebagai bagian dari upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).
    Keempat, edukasi dan pemberdayaan masyarakat. 
    Literasi masyarakat terkait kesehatan reproduksi dan pola asuh sehat sejak dini perlu ditingkatkan dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi perempuan.
    Rakor Harus Hasilkan Aksi Nyata
    Bupati mengingatkan agar rapat koordinasi tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan.
    Ia meminta seluruh pihak menghasilkan rencana aksi atau action plan yang terukur, aplikatif, dan dapat segera diterapkan di lapangan.
    “Pantau terus setiap progresnya, lakukan evaluasi berkala, dan petakan kendala yang dihadapi agar kita dapat memberikan solusi dengan cepat,” ujarnya.
    Launching KASIH – Kalesang Ibu Hamil
    Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah juga secara resmi meluncurkan program KASIH – Kalesang Ibu Hamil sebagai salah satu inovasi untuk memperkuat pelayanan dan pendampingan bagi ibu hamil.
    Bupati menjelaskan, kata “Kalesang” memiliki makna kepedulian, perhatian, dan tanggung jawab untuk menjaga serta melindungi ibu hamil.
    Melalui program KASIH, pemerintah ingin memastikan setiap ibu hamil di Kabupaten Maluku Tengah memperoleh perhatian, pendampingan, dan pelayanan yang layak sejak masa kehamilan, persalinan, masa nifas, hingga bayinya lahir dan tumbuh sehat.
    “KASIH tidak berhenti sebagai sebuah program atau seremoni launching pada hari ini. Saya ingin KASIH menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat Maluku Tengah,” katanya.
    Ia menegaskan, program tersebut harus benar-benar hadir dan dirasakan masyarakat, terutama melalui Puskesmas, Posyandu, dan desa/negeri.
    Apresiasi untuk Tenaga Kesehatan
    Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang selama ini berada di garis terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
    Penghargaan tersebut ditujukan kepada dokter, bidan, perawat, kader, serta seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi dan pengabdian dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Maluku Tengah.
    “Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian luar biasa yang telah Bapak, Ibu, dan Saudara-saudari berikan demi derajat kesehatan masyarakat Bumi Pamahanunusa yang kita cintai ini,” ungkapnya.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini