Sergap24, info-
Lampung Tengah — Komunikasi antara Polri dan masyarakat terus diperkuat Polsek Seputih Banyak Polres Lampung Tengah melalui kegiatan Polsek Manjaw di Kampung (PMK).
Kegiatan yang rutin dilaksanakan tersebut kembali digelar di Kampung Sri Budaya (SB.4), Kecamatan Way Seputih, Lampung Tengah, pada Rabu (19/8/26) malam.
Kapolsek Seputih Banyak AKP Hairil Rizal, S.H., M.H. bersama jajaran Forkopimcam turun langsung bertatap muka dengan aparatur kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta warga setempat.
Suasana malam itu pun tidak hanya diisi dengan sambutan dan ramah tamah.
Warga diberi ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan, khususnya yang berkaitan dengan situasi Kamtibmas di lingkungan kampung.
Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H, Kapolsek Seputih Banyak AKP Hairil Rizal mengatakan, PMK merupakan kegiatan rutin yang terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat.
Menurutnya, melalui komunikasi langsung seperti ini, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diketahui lebih awal sehingga bisa segera dicarikan solusi bersama.
Dalam dialog tersebut, sejumlah warga menyampaikan pertanyaan, mulai dari persoalan kecelakaan lalu lintas, batas waktu kegiatan hiburan masyarakat hingga keresahan terkait pihak yang mengaku sebagai wartawan atau LSM ketika ada kegiatan pembangunan di kampung.
Menanggapi persoalan hiburan masyarakat, Kapolsek menjelaskan bahwa pembatasan kegiatan keramaian, khususnya hiburan organ tunggal, hingga pukul 21.00 WIB merupakan bagian dari kesepakatan bersama Forkopimda dan ketentuan yang telah disampaikan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mematuhi kesepakatan tersebut. Tujuannya tentu untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” ujarnya.
Sementara terkait adanya pihak yang datang mempertanyakan kegiatan pembangunan kampung, Kapolsek meminta masyarakat tidak ragu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun Babinsa.
“Kalau ada permasalahan, segera koordinasikan dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Kita cari solusi bersama agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik,” jelasnya.
Kapolsek menambahkan, PMK juga menjadi bagian dari upaya Polsek Seputih Banyak dalam mendeteksi sejak dini potensi gangguan Kamtibmas di wilayah hukumnya.
"Dengan rutin turun langsung ke kampung, kaki dapat mengetahui kondisi masyarakat secara lebih dekat, termasuk berbagai persoalan yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan," imbuhnya.
Kepala Kampung Sri Budaya, Saleh Budiman turut mengapresiasi program PMK yang digagas oleh Kapolsek.
Ia berharap, melalui kegiatan PMK yang rutin dilaksanakan tersebut, komunikasi dan sinergi antara masyarakat, kepolisian serta pemerintah dapat terus terjalin dengan baik.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat tidak perlu bingung atau ragu menyampaikan persoalan yang ada di lingkungan. Bisa langsung disampaikan dan dicarikan solusi bersama,” pungkasnya. (Humas LT)
.png)