Sergap24, info-,.
BANDAR LAMPUNG – Dugaan mark-up anggaran Dana BOS di SMAN Bhakti Mulya Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, langsung direspons Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menegaskan akan menelusuri kebenaran informasi tersebut.
"Iya nanti saya minta Kacabdin cek yaa," ujar Thomas saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis 13 Agustus 2026.
Thomas juga menyampaikan terima kasih atas informasi yang disampaikan media. Ia mengatakan sudah menginstruksikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah setempat untuk melakukan pengecekan ke sekolah.
"Sy udah kasih tau kacabdin untuk cek," tambahnya.
Saat ditanya apakah akan ada tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran, Thomas memilih menunggu hasil di lapangan terlebih dahulu.
"Diliat dulu ya seperti apa faktanya," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, SMAN Bhakti Mulya disorot karena diduga melakukan mark-up Dana BOS TA 2024-2025. Data menunjukkan pos Pengembangan Perpustakaan dan Pemeliharaan Sarana Prasarana naik drastis masing-masing 86% dan 83%, padahal jenis kegiatannya sama.
Kenaikan signifikan pada anggaran yang berulang ini memunculkan dugaan kuat adanya penyimpangan. Padahal Dana BOS diperuntukkan untuk menunjang kegiatan belajar siswa.
Dengan adanya perintah pengecekan dari Kadisdikbud, publik kini menunggu hasil audit Kacabdin untuk memastikan benar tidaknya dugaan mark-up anggaran tersebut. (Tim)
.png)