KETAPANG, Sergap24.info –
Seorang tokoh pemuda Dayak di Kecamatan Kendawangan menyoroti berbagai persoalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah dalam pengelolaan koperasi perkebunan.
Menurutnya, koperasi yang seharusnya menjadi wadah peningkatan kesejahteraan anggota perlu melakukan berbagai perbaikan agar manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh petani.
Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa transparansi pengelolaan keuangan, pembagian hasil, serta penyampaian laporan kepada anggota harus menjadi prioritas utama.
Menurutnya, keterbukaan informasi akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi dan mencegah munculnya kesalahpahaman di tengah anggota.
"Anggota koperasi berhak mengetahui secara jelas bagaimana pengelolaan dana, hasil usaha, maupun berbagai potongan yang diterapkan. Semua harus terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Selain itu, ia juga mengkritisi masih adanya keluhan dari sebagian anggota terkait minimnya sosialisasi mengenai mekanisme pembagian hasil kebun, simpanan wajib, pinjaman anggota, serta berbagai kebijakan yang diambil oleh pengurus. Ia berharap setiap keputusan strategis dapat dibahas bersama melalui musyawarah yang melibatkan seluruh anggota.
Berdasarkan dokumen pembayaran yang beredar di kalangan anggota, terdapat sejumlah komponen seperti simpanan wajib dan pinjaman yang menjadi pengurang hasil yang diterima petani.
Menurutnya, rincian perhitungan tersebut perlu dijelaskan secara detail agar seluruh anggota memahami dasar penghitungan yang digunakan dan tidak menimbulkan pertanyaan di kemudian hari.
Tokoh pemuda tersebut juga meminta agar koperasi secara rutin menggelar rapat anggota dan menyampaikan laporan keuangan secara terbuka.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan prinsip akuntabilitas berjalan dengan baik serta menjaga kepercayaan anggota terhadap lembaga koperasi.
"Kritik ini bukan untuk menjatuhkan koperasi, tetapi sebagai masukan agar koperasi semakin sehat, profesional, dan benar-benar menjadi alat perjuangan ekonomi masyarakat," tegasnya.
Ia berharap pengurus koperasi, anggota, dan seluruh pihak terkait dapat bersama-sama membangun tata kelola yang lebih baik sehingga tujuan utama koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani dapat terwujud secara maksimal.

.png)



