Maluku Tengah,Sergap24.info –
Kabupaten Maluku Tengah menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar. 27 peserta Post-Course Workshop "Governance and Public Policy Making for Subnational Governments" melakukan kunjungan belajar ke SDN 216 dan SDN 202 di Maluku Tengah untuk mempelajari kebijakan dan praktik transformasi pendidikan yang berhasil diterapkan di daerah dengan tantangan geografis sulit,Ambon(27/1/26).
Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menjelaskan bahwa Maluku Tengah memiliki 95,8% wilayah lautan dan hanya 4,2% daratan. Dengan 395 SD dan 45 MI, serta lebih dari 47.000 siswa, distribusi tenaga pendidik belum merata, kualitas pembelajaran masih rendah, dan akses teknologi terbatas.
"Untuk mengatasi tantangan tersebut, kami bekerjasama dengan program kemitraan pendidikan Australia-Indonesia melalui Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) dan melibatkan ekosistem pendidikan lokal," ujar Zulkarnain.
Beberapa kebijakan inovatif yang diluncurkan, antara lain perluasan akses digital melalui kerja sama dengan SEAMOLEC dan SEAMEO Qiteb in Science, serta kolaborasi dengan penyedia layanan satelit seperti Starlink. Pemerintah juga mendirikan sekolah baru di daerah terpencil dan mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 4,5 miliar untuk pelatihan guru berkelanjutan.
Dampak kebijakan ini mulai terlihat, akses internet satelit kini menjangkau daerah 3T, memutus keterisolasian yang berlangsung selama 80 tahun. 30 sekolah terpencil terhubung dengan jaringan Starlink, internet berkecepatan tinggi yang membuka peluang baru bagi pendidikan.
Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, mengapresiasi transformasi pembelajaran di Maluku Tengah. "Pemerintah Australia melalui Program INOVASI bangga mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan dasar," ujarnya.
Dian Suryanata, salah satu peserta short course dari Kalimantan Utara, mengaku terinspirasi oleh langkah-langkah Maluku Tengah.
"Saya berharap dapat mengadaptasi praktik baik ini untuk menjawab tantangan pembangunan di daerah masing-masing," katanya.
).png)

.png)

