SOLOK, Sergap24 - Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Solok Kota mengamankan seorang pria berinisial SM alias Medi (23) warga asal Jorong Batu Kijang Nagari Dilam Kecamatan Bukit Sundi, karena diduga melakukan penganiayaan terhadap temannya yang berinisial YAA.
Peristiwa berdarah itu terjadi di Jorong Batu Kijang Nagari Dilam Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok pada Kamis, 15 Mei 2025 lalu
Kasat Reskrim Polres Solok Kota AKP Oon Kurnia Ilahi, membenarkan kejadian tersebut. “Iya benar, telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan pada bulan Mei 2025 lilqm di Jorong Batu Kijang Nagari Dilam Kecamatan Bukit Sundi,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (3/12).
Menurut AKP Oon Kurnia, pelaku telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian. Dari hasil penyelidikan sementara, penganiayaan itu diduga dipicu oleh masalah pribadi antara pelaku dan korban.
“Untuk sementara, motifnya karena masalah pribadi. Pelaku menganiaya korban menggunakan tangan kosong, balok kayu hingga senjata tajam (sajam) dengan melakukan satu kali ayunan,” jelasnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian dada dan tangan kiri. “Korban dipukul menggunakan kayu dan sajam di bagian perut kiri hingga mengalami luka robek,” tambahnya.
Usai melakukan aksinya, pelaku MB sempat melarikan diri dan meninggalkan korban di lokasi kejadian. Warga sekitar yang melihat peristiwa itu segera menolong korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
“Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi tidak terpuji pelaku itu tidak dilakukan seorang diri. Korban dikeroyok pelaku bersama dua rekan lainya. Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap teman pelaku,” beber AKP Oon Kurnia Ilahi.
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, tersangka SM alias Medi diamankan disebuah rumah di Jorong Balai Nagari Dilam Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok pada 31 Desember 2025 sekira pukul 02.00 WIB.
Kasat Reskrim AKP Oon Kurnia Ilahi menegaskan tidak ada ruang bagi para pelaku kejahatan yang menimbulkan keresahan bagi masyarakat Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
“Saya akan mempertegas jika ada kejahatan dan pembakaran lahan serta perjudian. Ini ultimatum saya yang pertama dan terakhir,” tegas polisi yang dikenal ramah dengan awak media ini.
Penulis : Nely
).png)
.png)
