• Jelajahi

    Copyright © Sergap24
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Bupati Malteng: Wisuda Bukan Akhir Perjalanan, tetapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

    Redaksi
    Selasa, 20 Oktober 2026, Oktober 20, 2026 WIB Last Updated 2026-10-20T12:51:37Z
    masukkan script iklan disini
    (Ads) Butuh Bantuan Hukum :




    MASOHI,Sergap24.info – 

    Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, S.P., M.AP., menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum penting yang menandai keberhasilan perjuangan dalam menuntut ilmu sekaligus awal dari tanggung jawab untuk mengabdi kepada masyarakat.

    Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Maluku Tengah pada Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Program Sarjana Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Gotong Royong Masohi, Selasa (20/10/2025).

    Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana. Ia menegaskan bahwa gelar akademik yang diraih bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi menjadi awal untuk mengamalkan ilmu pengetahuan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

    “Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Gelar sarjana bukanlah garis akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengamalkan ilmu, menghadirkan manfaat, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” demikian pesan Bupati.

    Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua dan keluarga wisudawan yang telah memberikan doa, dukungan, serta pengorbanan selama proses pendidikan. Menurutnya, keberhasilan para lulusan merupakan hasil perjuangan bersama yang patut disyukuri dan dibanggakan.

    Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah turut memberikan apresiasi kepada STKIP Gotong Royong Masohi atas peran dan dedikasinya dalam menyiapkan sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik, sebagai salah satu fondasi penting pembangunan daerah.

    Bupati menekankan bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan pengetahuan, tetapi juga berperan membentuk karakter, menumbuhkan daya kritis, serta membuka cakrawala masa depan generasi muda.

    Karena itu, ia berharap STKIP Gotong Royong Masohi terus memperkuat mutu akademik, meningkatkan kompetensi lulusan, serta membangun tradisi keilmuan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

    Menurutnya, perguruan tinggi harus menjadi ruang tumbuhnya pemikiran kritis, integritas, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

    Kepada para wisudawan dan wisudawati, Bupati berpesan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diterapkan dengan penuh kerendahan hati, integritas, dan keberanian untuk berbuat bagi kepentingan masyarakat.

    Ia juga mendorong para lulusan agar tidak hanya berorientasi pada pencarian pekerjaan, tetapi mampu menciptakan nilai, menghadirkan solusi atas berbagai persoalan, serta menjadi bagian dari perubahan positif di lingkungan tempat mereka mengabdi.

    “Pendidikan tidak hanya mengantarkan seseorang meraih gelar, tetapi mempersiapkannya untuk mengubah pengetahuan menjadi pengabdian dan cita-cita menjadi kenyataan,” pesannya.

    Lebih lanjut, Bupati menyebut Maluku Tengah membutuhkan generasi terdidik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, kematangan sikap, integritas, serta kepedulian terhadap masa depan daerah.

    Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan ilmu pengetahuan sebagai kekuatan untuk membangun Maluku Tengah yang maju, sejahtera, rukun, dan berkeadilan.

    Menutup sambutannya, Bupati kembali mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan STKIP Gotong Royong Masohi. Ia berharap keberhasilan yang diraih menjadi awal perjalanan pengabdian yang lebih luas dan ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi banyak orang.

    “Teruslah belajar, teruslah berkarya, dan jangan pernah berhenti memberi arti bagi sesama,” tutupnya.

    Wisuda tersebut menjadi momentum bagi para lulusan untuk melangkah ke tahap kehidupan berikutnya dengan membawa tanggung jawab moral dan intelektual, sekaligus memperkuat kontribusi dunia pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas bagi kemajuan Kabupaten Maluku Tengah.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini