LAMPUNG UTARA, Sergap24 , Info–Tokoh masyarakat Lampung Utara, Frans Andaly, meminta pemerintah daerah setempat untuk melakukan pendataan jumlah anak putus sekolah di eks Pasar Dekon Kotabumi.
Hal itu dikatakannya saat beraudiensi bersama Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, di ruang rapat Bupati, Rabu (16/9/2026).
Dalam audiensi yang didampingi Pembina DPD Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Faruk Danial, Ketua dan Sekretaris Pemuda Pancasila Awari Darwin dan Ansori Dekati, serta Ketua Pospera Lampura Juani Adami tersebut, rombongan diterima Bupati Hamartoni Ahadis dengan didampingi Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K.
Hadir juga Wakil Bupati Romli, Sekdakab Intji Indriati, dan Kasat Intelkam Polres Lampung Utara AKP Joko Purnomo.
Frans Andaly mengatakan, dengan adanya pendataan atau inventarisasi kepada sejumlah anak putus sekolah tersebut, diharapkan anak-anak dari pedagang dapat kembali bersekolah seperti biasa.
"Pemkab Lampura diharapkan hadir di tengah kondisi para pedagang yang sedang kesulitan," ujarnya usai pertemuan tersebut.
Frans mengatakan, Pemkab Lampura melalui OPD terkait dapat turun langsung untuk mengecek satu per satu pedagang untuk didata terkait persoalan ekonomi yang mereka alami.
"Alhamdulillah dari audiensi dan pertemuan yang difasilitasi Polres Lampura itu, Bupati menyambut baik sejumlah saran dan masukan. Bupati mengajak seluruh elemen dapat bersama mendukung program pembangunan di Lampung Utara," ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga akan memerintahkan OPD terkait untuk segera mungkin mencarikan solusi terkait sejumlah saran dan masukan yang disampaikan.
"Bupati Hamartoni sangat merespon positif demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Lampung Utara," pungkasnya.
.png)