Lampung Utara, Sergap24, Info- Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) akhirnya buka suara terkait polemik batalnya keberangkatan Field Trip Internasional ke Malaysia yang ramai diperbincangkan. Jum'at (10/7/2026)
FHIS UMKO menegaskan kampus tidak lepas tangan dan tetap bertanggung jawab mengawal penyelesaian persoalan hingga seluruh hak mahasiswa terpenuhi. Pihak fakultas menyebut batalnya keberangkatan rombongan pada 6-8 Juli 2026 dipicu keterlambatan peserta tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang sehingga tidak dapat mengikuti jadwal penerbangan.
Ketua Pelaksana Field Trip Internasional, Dr. Ibrahim Fikma Edrisy, mengatakan panitia bersama vendor perjalanan sempat berupaya mencari penerbangan pengganti. Namun, keterbatasan kursi membuat seluruh peserta tidak bisa diberangkatkan sesuai agenda akademik yang telah disusun.
Ketua Panitia, Bram Fikma, menjelaskan keterlambatan dipengaruhi sejumlah kendala teknis selama perjalanan menuju bandara, mulai dari menunggu tim pembawa perlengkapan kegiatan, antrean pengisian bahan bakar, hingga kepadatan lalu lintas.
FHIS juga membantah anggapan mahasiswa ditelantarkan. Selama proses berlangsung, seluruh peserta difasilitasi penginapan di Palembang serta mengikuti kunjungan edukatif sambil menunggu kepastian dari vendor perjalanan.
Menurut pihak fakultas, vendor sebelumnya telah memesan tiket pesawat, hotel di Malaysia, dan menjalin koordinasi dengan kampus tujuan. Karena itu, FHIS menilai peristiwa tersebut merupakan kegagalan pelaksanaan perjalanan akibat kendala operasional, bukan serta-merta dapat disimpulkan sebagai penipuan atau penggelapan.
Sebagai bentuk tanggung jawab, vendor telah menyatakan kesediaan mengembalikan dana peserta sebesar 100 persen dengan batas waktu paling lambat 7 Agustus 2026.
Sementara itu, UMKO memastikan akan mengawal proses penyelesaian hingga tuntas. Pimpinan vendor dijadwalkan dipanggil untuk memberikan klarifikasi di hadapan Rektor, Wakil Rektor, dan para dekan. Setelah itu, pihak universitas juga akan mengundang orang tua atau wali mahasiswa guna menyampaikan perkembangan penyelesaian secara terbuka.
"Kami akan terus mengawal komitmen vendor hingga seluruh dana mahasiswa dikembalikan sesuai kesepakatan," tegas FHIS UMKO dalam pernyataan resminya.
Tim Pwri Lampung Utara
.png)