SEMARANG, Sergap24.info— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Front Persaudaraan Islam (FPI) Jawa Tengah mengeluarkan pernyataan tegas terkait maraknya aktivitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di wilayahnya. Organisasi kemasyarakatan tersebut secara terang-terangan menyatakan siap "mengganyang" segala bentuk praktik penyimpangan seksual yang dinilai merusak moral bangsa dan melanggar norma agama.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kekhawatiran para ulama dan tokoh masyarakat setempat terhadap peningkatan kampanye serta aktivitas kelompok LGBT yang dinilai semakin terbuka di ruang publik. FPI Jateng menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat fenomena yang diklaim sebagai ancaman nyata bagi generasi muda dan tatanan sosial masyarakat timur yang religius.
"Kami mendesak agar seluruh pihak yang terlibat dalam gerakan maupun perilaku menyimpang ini segera sadar dan kembali ke jalan yang benar, sesuai dengan ajaran agama dan norma susila yang berlaku di Indonesia," ujar KH. Syihabudin yang merupakan ketua Majelis Syuro DPD FPI Jateng dalam keterangannya.
Lebih lanjut, pihak FPI Jateng menegaskan ultimatum keras. Jika peringatan ini diabaikan dan aktivitas penyimpangan tersebut terus dibiarkan atau merajalela, pihaknya bersama laskar dan elemen umat Islam lainnya menyatakan siap mengambil langkah-langkah tegas.
"Jika mereka tetap bersikeras dan menolak untuk kembali ke jalan yang benar, maka kami siap bergerak untuk mengganyang segala bentuk kemaksiatan dan kampanye LGBT demi menyelamatkan akidah umat serta masa depan bangsa," tegasnya.
Meski demikian, pihak FPI Jateng tetap mendorong aparat penegak hukum serta pemerintah daerah untuk proaktif melakukan pengawasan ketat dan menindak tegas setiap kegiatan yang berkaitan dengan promosi atau praktik LGBT agar tidak memicu keresahan yang lebih luas di tengah masyarakat.
.png)