Malteng,Sergap24.info –
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Dharma sebagai landasan dalam merawat toleransi, kebersamaan, dan kerukunan antarumat beragama di daerah.
Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri Peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE Tahun 2026 di Desa Namto, Kecamatan Seram Utara Timur Seti, Sabtu 6 Juni 2026.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah, Bupati mengucapkan selamat Hari Raya Tri Suci Waisak kepada seluruh umat Buddha di Kabupaten Maluku Tengah. Ia berharap momentum suci ini membawa kebahagiaan, kedamaian, ketenteraman, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.
"Hari Raya Tri Suci Waisak merupakan momentum untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang diajarkan Sang Buddha Gautama, seperti kebijaksanaan, pengendalian diri, cinta kasih, serta pengabdian kepada sesama. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern," ujar Bupati.
Bupati menilai peringatan Waisak juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, toleransi, persaudaraan, dan welas asih di tengah keberagaman Maluku Tengah.
"Di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini, nilai-nilai Dharma menjadi pelita yang menuntun manusia agar tetap berada pada jalan kebajikan. Semangat hidup rukun dan saling menghormati antar umat beragama merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus mendukung pembangunan daerah," jelasnya.
Pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada umat Buddha di Seram Utara Timur Seti yang selama ini dinilai aktif menjaga stabilitas keamanan, merawat toleransi, serta berkontribusi dalam program pembangunan daerah.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat harmoni yang telah terjalin. "Mari kita bergandengan tangan, saling mendukung, menjaga kerukunan antarumat beragama, dan memastikan bahwa Kabupaten Maluku Tengah tetap menjadi rumah yang aman, damai, rukun, dan sejahtera bagi setiap warganya," ajaknya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan pengurus Walubi Kabupaten Maluku Tengah, para pimpinan OPD, Camat Seram Utara Timur Seti bersama Forkopimcam, para Bhikkhu, Sangha, Pandita, tokoh agama Buddha, serta seluruh umat Buddha.
Bupati menutup sambutannya dengan doa: "Semoga berkah kebijaksanaan senantiasa menyelimuti sanubari kita, dan semoga semua makhluk hidup di alam semesta ini terbebas dari penderitaan serta senantiasa hidup berbahagia. Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta."

.png)

